Google Batasi Penggunaan API Google Maps

KOMPAS.com – Kabar buruk datang dari Google untuk para developer website dan apps yang menggunakan API Google Maps. Mulai tahun 2012, para developer harus membayar ke Google apabila produk/layanan buatan mereka menggunakan lebih dari 25.000 load peta Google Map per hari.

Google mengumumkan berita ini melalui sebuah postingan blog pada Rabu (26/11/2011), yang menyebutkan mereka (Google) akan melakukan ujicoba pembatasan penggunaan application programming interface (API) mulai 1 Oktober ini.

“Pengumuman pembatasan ini harus dilakukan agar Google dapat terus menawarkan API Google Map secara gratis ke sebagian besar developer untuk tahun-tahun ke depan,” kata Thor Mitchell, product manager Google Maps API di posting blog tersebut.

Pengguna atau developer yang menggunakan lebih dari 25.000 map per hari atau 2500 map jika menggunakan peta dengan fitur “Styled”, tidak akan langsung dihentikan layanannya oleh Google tetapi mereka cukup mengurangi jumlah peta yang digunakan. Pengguna harus membayar apabila melebihi limit penggunaan atau membeli lisensi premier API Google Maps.

Untuk membantu pengguna mengetahui jumlah penggunaan peta, Google akan menambahkan konsol API ke dalam API Google Maps. Kelebihan penggunaan peta nantinya dapat diliat dan dibayar di konsol ini. Google menetapkan biaya 4 dolar AS untuk setiap penggunaan 25.000 loadpeta versi standar. Perhitungan ini akan dilakukan secara harian dan dapat dibayarkan secara bulanan.

Google akan mulai memberlakukan tarif kelebihan penggunaan pada awal tahun 2012. Google akan mengirim pemberitahuan ke seluruh pengguna API Google Maps, 30 hari sebelum memulai penarikan biaya untuk layanan ini. ZDNet.A.Wisnubrata.