iwwef 2013

Perpamsi me-launching Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2011. Acara yang sebelumnya dilaksanakan dengan nama Nusantara Water ini diselenggarakan Perpamsi bekerja sama dengan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan/Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI).

Acara peluncuran IWWEF 2011, yang rencananya akan digelar awal tahun depan, dilakukan di salah satu hotel berbintang di Jakarta, Jumat 2 Juli 2010. Peluncuran dihadiri undangan dari Anggota Luar Biasa (ALB) Perpamsi yang terdiri atas para produsen, pabrikan dan supplier yang bergerak di bidang air minum maupun air limbah.
Hadir pada acara peluncuran IWWEF Ketua Umum Perpamsi Dr. Ir. H. Syaiful, D.E.A., dan Ketua IATPI Ir. Budi Yuwono, Dipl. SE. Tak ketinggalan ikut hadir Sekretaris Umum Perpamsi Ir. H. Agus Sunara dan salah satu Ketua DPP Perpamsi Ir. Rudie Kusmayadie yang juga Direktur Utama PDAM Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Syaiful mengatakan kegiatan forum dan expo seperti ini sudah menjadi agenda rutin Perpamsi. Sebelumnya acara ini dinamakan Nusantara Water (NW), namun agar lebih bergema Perpamsi kemudian memutuskan menjalin kerja sama dengan IATPI sehingga namanya diubah menjadi Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum atau IWWEF.
Dikatakan, acara yang juga didukung International Water Association (IWA) ini diselenggarakan dalam rangka mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi air minum maupun pengolahan air limbah (wastewater). Syaiful berharap kalangan PDAM maupun non-PDAM di seluruh Indonesia yang terlibat dalam bidang ini bisa membagi kemajuan (teknologi) yang ada sehingga bisa meningkatkan perkembangan di daerah masing-masing.

Syaiful mengatakan acara ini akan lebih meriah dan ramai karena selain bekerja sama dengan IATPI, agenda ini nantinya bertepatan dengan beberapa event seperti Rakernas Perpamsi dan Temu Mitra Dapenma Pamsi yang mendatangkan hampir semua Direksi PDAM seluruh Indonesia.
“Kami upayakan juga antara ruang expo dengan ruang forum nanti tidak berjauhan sehingga bagi rekan-rekan yang mempromosikan produknya lebih mudah terjangkau. Di samping itu kami akan mengupayakan yang membuka acara ini RI-1,” kata Syaiful.
Sementara Ketua IATPI Budi Yowono sangat mengapresiasi kerja sama IATPI dan Perpamsi dalam melaksanakan IWWEF yang rencananya akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, 18-20 Januari 2011. Sosok yang juga Dirjen Cipta Karya Kementrian PU ini berjanji akan ikut men-support acara ini sehingga akan lebih semarak dan meriah.

”Saya berharap di acara ini kita bisa melibatkan seluruh pemain yang ada. Tentunya saya akan mengerahkan seluruh rekan-rekan yang terlibat dari sisi pemerintah, maupun teman-teman di IATPI. Saya akan ajak teman-teman di IATPI untuk mendorong forum ini nantinya menjadi forum yang tematik, bukan sekedar forum yang membincangkan sesuatu yang sudah ada, tetapi mengundang pakar-pakar sesuai dengan tema yang aktual saat ini,” katanya.

Dikatakan, Singapura yang notabene adalah pulau yang sulit air, sekarang sudah berada di generasi keempat dalam hal pemanfaatan teknologi air minum dan air buangan. Saat ini mereka pun sudah bisa menjadi pusat dunia untuk menyelenggarakan pameran air minum yakni Singapore Water Weeks.
Belajar dari Singapura dan dengan melihat perkembangan teknologi yang ada, diharapkan adanya perubahan mindset mengenai air minum dan sanitasi untuk mengejar ketertinggalan. Menurut Budi, kita harus mampu menunjukkan bahwa kita bukan bangsa yang hanya menjadi pasar semata, tapi mestinya melalui acara ini kita juga ingin menunjukkan bahwa kita juga ikut memanfaatkan pasar dunia.

”Harapan kita Indonesia tidak ketinggalan untuk masalah air minum dan air buangan. Forum dan expo ini mudah-mudahan bisa menjadi kegiatan yang berwibawa. Saya selaku Ketua IATPI mengajak kita semua untuk aktif membangun, bukan hanya mengikuti acara pameran tetapi membangun sesuatu yang mudah-mudahan mendorong perubahan mindset setiap orang dalam bidang air minum dan air limbah,” katanya. Ahmad Zazili